parasnya tak lagi indah, rusak oleh waktu yang kian tua mereka milik siapa? tinggal ditrotoar-trotoar jalan berkubang dengan kotorannya sendiri bertarung melawan hidup yang degil setengah hidup setengah mati entahlah, mungkin memang telah mati terkurung raga yang kotor dan renta mengapa mereka ada? lidahku kaku, hatiku kelu haruskah mereka ada?
padang, 17 Oktober '07
| |
|